Sabtu, 22 Agustus 2020


Suasana RT 1/ RW 19 Bumirejo, Kelurahan Pringrejo Menjelang Perayaan 17 Agustus

          Biasanya saat menjelang perayaan HUT RI, desa ramai, banyak perlombaan, dan banyak bendera merah putih terpasang di setiap rumah dan jalan. Tapi, di tahun 2020 ini sedikit berbeda. Karena adanya pandemi covid 19, perlombaan dan karnaval yang sering diadakan tak bisa diadakan. Karena bisa menyebabkan tersebarnya virus korona. Walau sudah dilarang tak boleh mengadakan perlombaan, ada beberapa yang masih mengadakan perlombaan. Dan yang lebih parah lagi, mereka tak menggunakan masker dan menaga jarak
          
          Gambar diatas adalah pemandangan depan rumah saya. Ada banyak bendera yang dipasang di pinggir jalan. Bendera tersebut dipasang oleh bapak-bapak Rt setempat pada hari Jumat, 14 Agustus 2020. Bendera dipasang di sepanjang jalan.
         
           Di sekitar tempat tinggal saya, untuk memperingati Hari kemerdekaan Indonesia, diadakan Tirakatan. Tradisi Tirakatan adalah tradisi yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih. Tirakatan diadakan dua kali. Yang pertama, pada tanggal 15 Agustus 2020, malam Minggu di Masjid Baitul Majid. Dihadiri semua jamaah masjid dari berbagai usia, besar, kecil, tua dan muda semuanya hadir di masjid. dan kebetulan pada malam itu biasanya dilaksanakan pengajian. Jadi, setelah pengajian usai, dilaksanakan doa bersama atas nikmat kemerdekaan, kemudian makan-makan bersama.

          


          Tirakatan dilaksanakan dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Tetap memakai masker dan jaga jarak. Gambar diatas adalah di bagian jamaah perempuan yang di lantai bawah. Agar tidak menimbulkan kerumunan, jamaah masjid dibagi dua kelompok. Lantai atas dan lantai bawah. Lantai bawah kelompok A dan B. Sedangkan lantai atas kelompok C dan D. Kelompok-kelompok itu ditentukan dari kelompok mengaji.


          Makanan yang disantap hasil masakan ibu-ibu. Ibu-ibu yang ditugaskan memasak datang di tempat memasak yaitu di halaman belakang masjid. Sejak pukul 3 sore. Ada 4 jenis masakan yang mereka masak. Yaitu Semur Daging Sapi, Megono, Mie, dan Tempe Goreng. Setelah acara makan bersama selesai, anak-anak remaja masjid bersama-sama mencuci piring dan gelas. Ada juga beberapa ibu-ibu yang ikut membantu dan mengarahkan.



          Tirakatan yang kedua hanya dihadiri bapak-bapak dari RT 1. Dilaksanakan malam senin, tanggal 16 Agustus 2020, setelah salat isya. Pelaksaannya juga memenuhi protokol kesehatan. Urutan acaranya adalah, pertama pembukaan, kedua menyanyian lagu Indonesia Raya, ketiga sambutan ketua panitia, yang keempat uraian hikmah prolamasi kemerdekaan, yang kelima do’a syukur atas kemerdekaan, dan yang terakhir ramah tamah. Acara Tirakatan selesai.

          Dari yang saya dengar ada beberapa RT sebelah yang tetap melaksanakan lomba 17-an dan jalan sehat ditengah situasi pandemi. Padahal mereka tau disaat seperti ini tidak boleh mengadakan kegiatan yang menyebabkan kerumunan. Dan lagi, mereka tidak mengikuti protokol kesehatan. Tak memakai masker, tidak jaga jarak dan mungkin tak memakai hand sanitizer atau cuci tangan dengan air mengalir. Walau banyak orang yang melanggar protokol kesehatan, semoga korona segera berlalu dan kita bisa kembali melakukan aktivitas.